Beranda » Blog » Mengenal Metode Qiraati, Cara Praktis Baca Al Qur’an

Mengenal Metode Qiraati, Cara Praktis Baca Al Qur’an

Diposting pada 23 June 2022 oleh admin / Dilihat: 321 kali / Kategori:

Logo Metode Qiraati

Metode Qiraati Cara Praktis Baca Al Qur’an

Bertasbih.id Metode Qiraati merupakan metode praktis dalam belajar membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Metode Qiraati banyak diterapkan oleh pesantren – pesantren dan lembaga pendidikan lain di masyarakat, khususnya Lembaga TPQ/TPA . Demi menjaga mutu pengajaran dan hasil baca santri,Qiraatihanya disebarluaskan melalui mekanisme sertifikasi / syahadah . Pengajar yang diizinkan untuk mengajarkan Qiraati hanya hanya pengajar yang telah mendapatkan sertifikasi / syahadah dan lembaga yang memiliki sertifikasl / syahadah untuk mengembangkan dan mengajarkan Qiraati .

Foto KH. Dachlan Salim Zarkasyi – Semarang

Metode Qiraati berawal dari belajar KH Dachlan Zarkasyi terhadap metode pembelajaran Al Qur’an di masyarakat yang cenderung hanya menghafa, sulit dikuasai serta tidak memahami masing-masing huruf. Dengan cara seperti itu, pembelajaran Al Qur’an lebih dominan dan ketika membaca sendiri, sehingga anak didik merasa kesulitan dalam membaca Al – Qur’an. Dari sini, muncul gagasan untuk mengembangkan cara yang lebih mudah dan praktis dalam membaca Al – Qur’an dengan tartil .

KH Dachlan Salim Zarkasyi sendiri berguru atau belajar mengaji kepada Mbah Nur untuk mengenal huruf hijaiyah dan membaca huruf Al – Qur’an . Kemudian berguru kepada Kiai Asror Pungkuran, Kauman, Kaliwungu. KH Dachlan Salim Zarkasyi juga belajar kepada Kiai Abdullah Umar Kauman , Semarang , seorang hafizh Al – Qur’an yang sanadnya diperoleh dari Kiai Munawwir Krapyak . KH Dachlan Salim Zarkasyi juga berguru kepada Kiai Turmudzi, beliau berasal dari Demak, Jawa Tengah, yang kemudian bersama Kiai Arwani dan Kiai Abdullah Umar mentashih (memeriksa kemudian mengesahkan) Qiraati.

Secara umum, metode Qiraati adalah pembelajaran Al-Qur’an, dimana guru menggunakan alat bantu yang disebut Peraga. Cara, guru menjelaskan dengan memberi contoh materi pokok bahasan di depan anak-anak, selanjutnya siswa membaca bersama-sama sesuai dengan pengucapan bacaan oleh guru. Cara bacanya adalah dengan tanpa mengeja , namun langsung dibacakannya secara cepat dan tepat .

Qiraati Dalam perkembangannya , metode ini diperluas tidak hanya untuk anak TK , tapi juga untuk anak usia yang lebih besar , bahkan untuk mahasiswa . Buku – buku yang disediakan oleh metode ini antara lain adalah Metode Praktis Belajar Membaca Al Qur’an untuk TK Al – Qur’an , Metode Praktis Belajar Membaca Al – Qur’an untuk Sekolah Dasar ; Metode Praktis Belajar Membaca Al Qur’an untuk Dewasa , Pelajaran Bacaan Gharib / Musykilat dan hati – hati dalam Al Qur’an , Pelajaran Ilmu Tajwid Praktis , dan Peraga .

KH Dachlan Salim Zarkasyi memiliki prinsip bahwa Qiraati tidak perlu disebar sebarkan , karena yang terpenting bukan metode yang dipakai banyak orang melainkan orang bisa membaca Al – Qur’an dengan benar . Karena itu , metode Qiraati menerapkan persyaratan yang sangat ketat mengenal siapa yang boleh mengajar membaca Al – Qur’an dengan metode ini . Berbeda dengan metodelain yang buku – bukunya dijual bebas , buku Qiraati terbatas meninggalarkan di kalangan yang memenuhi persyaratan dan tidak dijual di toko buku hanya karena niat awalnya bukan untuk menjual buku . KH Dachlan Salim Zarkasyi pernah mengatakan bahwa Qiraati awalnya karangannya karena Qiraatiitu inayah dan hidayah minallah. Ucapan KH Dachlan Salim Zarkasyi yang terkenal dalam hal ini adalah , ” Saya tidak ingin yang pakai Qiraati banyak . Saya ingin anak yang ngaji pakai Qiraati ngajinya benar ” .

(NU Online)

Pesan Berikut – Pesan KH Dahlan Salim Zarkasyi :

I. NAWAITU DAN VISI MISI QIRAATI

  • Qiraati bukan hasil fikiran manusia, Qiraati bukan karangan saya, Qiraati adalah inayah dan hidayah MINALLAH.
    Saya duduk, saya terlihat tulisan. Jadi kalau ditanya, “mengapa pelajaran ikhfa di jilid 4, sedangkan idhar di jilid 6,?” jawabannya, “Tidak tahu, saya tidak ikut ngarang.”
  • Saya tidak menjual buku, saya ingin anak-anak nanti ngajinya benar. Kalau saya jual buku, buat apa repot repot membentuk Kooordinator, titipkan saja ke toko-toko buku, selesai.
  • Saya tidak pingin yang pakai Qiraati banyak. Saya pingin anak yang ngaji pakai Qiraati, ngajinya benar.
  • Qiraati tidak disebar-sebarkan, saya tidak pernah menyebarkan Qiraati. Qiraati menyebar minallah.

II. METODOLOGI

  • Kegagalan mengajar tempo dulu penyebabnya adalah : Terlalu Toleransi pada anak-anak. Pelajaran belum bisa melahirkan anaknya tambah, ditambah, satu halaman dua halaman belum masalah. Setelah halaman 15 pelajaran tidak bisa dibuka dan dibuka kembali ke halaman pertama tidak mau. Akhirnya karena merasa tidak berhasil ngajinya pindah.
  • Insya Allah setelah TK Al-Qur’an berdiri. Dua tahun sudah khotaman, di sini (semarang) santri 90 setelah 2 tahun Khotam 20 santri (+ 20 %)
  • Tidak ada murid bodoh, kalau ada yang bodoh paling dalam 100 ada satu atau dua murid saja. Kalau ada guru yang mengatakan “ Murid saya bodoh-bodoh” apa bukan guru”Gurunya?” Tanya beliau. Dan kalau ada anak yang bodoh seperti itu maka cara yang tepat adalah menemukan gurunya SOWAN ke rumah orang tuanya agar orang tuanya sabar.
  • Qiraati tidak kemana-mana tetapi ada di mana-mana. Siapa yang lulus tashih boleh mengajarkan Qiraati.  (Yang belum lulus tashih walaupun teman atau saudara tidak boleh mengajar Qiraati)

AKU AKU AKU. UJIAN SANTRI, KHATAMAN, DAN IMTIHAN

  • Khatam Qiraati jilid 6 adalah khatam Tingkat Persiapan,  insya Allah  sudah bisa membaca Al Quran dengan tartil (belum khatam).
  • Kalau dulu santri ngaji sampai ا لناس dikhatami, sekarang di TK Al Quran sampai dengan ا لناس baca Al Qurannya diulangi الم lagi, belum dikhatami sampai gharib dan ilmu tajwid khatam.
  • Khatam TK Al Quran, khatam Al Qurannya bisa 2 kali, 3 kali, atau sampai 5 kali.
  • Khataman ini adalah khataman untuk pendidikan, dan ini lebih cocok (karena model  tadarus ini lebih efektif  dibandingkan dengan model  tallqi ).
  • Saya diundang khataman di Kudus, bacaan gharibnya bagus tapi baca al Qurannya tidak tartil.
  • Baca ان ا gharibnya benar, tapi  an tha “ salah” tidak dengung. Saya sampaikan kepada Kepala TK Al Qurannya bahwa, “anak-anak belum boleh dikhatami, masih jilid 3.”
  • khataman jangan diganti dengan wisuda
  • Khataman tidak harus meriah (mewah), pernah di sini (Semarang), khataman cukup dengan mengeluarkan minuman dan kantong plastik, sedangkan isinya dari (sumbangan) wali murid.
  • Kalau akan mengadakan khataman, wali murid yang dikhtami diajak rapat, mau khataman di gedung atau di sini (TPQ), terserah wali murid.

IV. KRITIK DAN SARAN KH. DAHLAN SALIM ZARKASYI

  • Saya tidak pernah mendengar guru Al Quran mengatakan, “ Alhamdulillah  saya telah dijadikan Allah sebagai Guru Al Quran, padahal,

لم القرأن لمه Berapa itu ? (nilai pahala  )

  • Yang sering saya guru mengeluhkan santrinya dan pengurusnya,   (orang bersyukur tidak suka mengeluh).
  • Guru Al Quran harus sering  tadarus  Al Qur’an.
  • Guru Al Quran harus  ikhlas.
  • Saya kira tidak ada guru Al-Quran yang ingin mencari sesuatu (nafkah dalam mengajar Al Quran).
  • Kalau ada orang memberi sesuatu pada kita, maka cepat-cepat doakan semoga rizkinya barokah.
  • Guru Al Quran supaya hati-hati dalam mengajarkan Al Quran.

( KH. A. Alwafa Wajih – Gresik )

Bagikan ke

Mengenal Metode Qiraati, Cara Praktis Baca Al Qur’an

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Pentingnya Seorang Ulama, Kyai atau Ustadz Kaya Raya
23 July 2022

Bekasi, Bertasbih.id – Khadim Zawiyah Arraudhah dan Mudir Jam’iyah Ahlut Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Idaroh Wustho DKI Jakarta KH. Muhammad Danial... selengkapnya

Shalawat Badar Shalawat Khas Indonesia
14 July 2022

Bertasbih.id – Shalawat badar merupakan salah satu shalawat yang digubah oleh ulama asal Indonesia yaitu KH. Ali Mansur. Shalawat tersebut... selengkapnya

Jenis-jenis Manusia
9 October 2022

Bertasbih.id – Manusia merupakan makhluk yang Allah Swt ciptakan dengan kesempurnaan melebihi ciptaan yang lainnya. Oleh karena itu, Manusia diberikan... selengkapnya

Cahaya Dzikir yang Sangat Terang
9 October 2022

𝘾𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖 𝘿𝙯𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙎𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙏𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜 “Hendaknya seseorang tidak meninggalkan dzikir walaupun dalam keadaan bekerja atau dalam rutinitasnya. Karena berdzikir memungkinkan... selengkapnya

CATATAN PENGAGUM TAFSIR AL JAILANI
8 July 2022

Kitab Tafsir Al Jailani _______ Bertasbih.id – Diantara tafsir-tafsir yang ada di muka bumi ini, tentu banyak tafsir yg mengandung... selengkapnya

Kisah Ibrahim Al-Khawas dan Dzikirnya
9 October 2022

Bertasbih.id – Dzikir merupakan sebuah aktivitas dengan menyesesuaikan pikiran, lisan, serta hati untuk mengingat Allah Swt. Dzikir juga bisa menandakan... selengkapnya

Mengenal Metode Qiraati, Cara Praktis Baca Al Qur’an
23 June 2022

Metode Qiraati Cara Praktis Baca Al Qur’an Bertasbih.id – Metode Qiraati merupakan metode praktis dalam belajar membaca Al Qur’an dengan... selengkapnya

Dzikir Ibadah Tanpa Batas
19 June 2022

Bertasbih.id – Berdzikir kepada Allah SWT dapat dilakukan kapanpun dan di manapun, dalam keadaan sedih, senang, atau yang lainnya. Dengan... selengkapnya

Hadrah Khassah Bersama Syekh Idris Al Fihri Al Fasi
21 August 2022

Hadrah Khassah Jakarta, Bertasbih.id – Zawiyah Arraudhah menggelar Acara Hadrah Khassah bersama Maulana Syekh Dr. Idris al Fihri al Fasi... selengkapnya

Mengenal Metode Qiraati, Cara Praktis Baca Al Qur’an